KPU Putuskan, Pelantikan Kepala Daerah Dipecah 2

Reporter : Sicillia Tan
Ilustrasi

WARTALENTERA-Pelantikan Kepala Daerah akan dilakukan serentak di Jakarta dan Aceh. Komisi II DPR RI bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, KPU, Bawaslu, dan DKPP telah menyepakati jadwal pelantikan 296 kepala daerah tanpa sengketa Mahkamah Konstitusi (MK) pada 6 Februari 2025.

Momentum ini akan menjadi sejarah penting dalam tata pemerintahan Indonesia. Komisioner KPU, Idham Holik, mengungkapkan bahwa pelantikan tersebut akan melibatkan 21 gubernur dan wakil gubernur serta 275 bupati dan wakil bupati/wali kota dan wakil wali kota.

Baca juga: Dua Daerah Gelar Pilkada Ulang 27 Agustus, Komisi II DPR Soroti Efisiensi

"Dari total 21 gubernur dan wakil gubernur terpilih dan 275 bupati dan wakil bupati/wali kota dan wakil wali kota terpilih yang akan dilantik oleh Bapak Presiden pada 6 Februari 2025 di Jakarta," kata Idham, dalam keterangan persnya, dikutip Kamis (23/1/2025).

Namun, pelantikan kepala daerah dari Aceh akan dilakukan secara terpisah di provinsi tersebut. "Kecuali gubernur dan wakil gubernur Aceh dan 18 bupati dan wakil bupati/wali kota dan wakil wali kota terpilih yang dilantik di Aceh," imbuhnya.

Berikut daftar 18 kabupaten/kota di Aceh yang kepala daerahnya akan dilantik di Aceh:

1. Kota Banda Aceh

2. Aceh Besar

3. Pidie

4. Pidie Jaya

5. Aceh Utara

6. Aceh Tamiang

7. Aceh Tenggara

8. Aceh Singkil

Baca juga: Soal Putusan MK Pisahkan Pemilu, KPU RI Tunggu UU Pemilu dan Pilkada Terbaru

9. Kota Subulussalam

10. Aceh Selatan

11. Aceh Barat Daya

12. Nagan Raya

13. Aceh Barat

14. Simeulue

Baca juga: Komisi II DPR: KPU-Bawaslu Punya Tugas Besar Edukasi Politik Pemilih Muda

15. Aceh Jaya

16. Aceh Tengah

17. Gayo Lues

18. Bener Meriah

Pelantikan ini menandai babak baru pemerintahan di tingkat daerah. Presiden Prabowo Subianto dipastikan hadir memimpin langsung prosesi pelantikan di Jakarta.

"Pelantikan serentak ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas dan kesinambungan kepemimpinan di Indonesia," tutupnya. (sic)

Editor : Sicillia Tan

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru