WARTALENTERA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk mengantisipasi banjir rob atau pasang besar yang berpotensi melanda kawasan pesisir utara Jakarta pada Selasa (19/8/2025) malam.
Potensi Rob Akibat Pasang Maksimum
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan bahwa banjir rob diperkirakan akan berlangsung sejak 17 hingga 22 Agustus 2025. Fenomena ini terjadi akibat pasang maksimum air laut yang berbarengan dengan fase bulan baru. “Hal ini berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di pesisir utara Jakarta,” kata Yohan di Jakarta, Selasa (19/8/2025).
Titik Rawan Genangan
BPBD memprediksi puncak pasang akan berlangsung pukul 17.00–22.00 WIB di sejumlah titik, mulai dari Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, hingga Kepulauan Seribu.
Pada Selasa dini hari, banjir rob sempat merendam tiga RT di Kelurahan Pluit dan satu RT di Kelurahan Marunda, Jakarta Utara. Namun, genangan berhasil surut pada pukul 04.00 WIB.
Antisipasi Bersama Pemerintah
Menurut Yohan, surutnya genangan air tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah kota, lurah, camat, hingga masyarakat yang memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik. BPBD juga menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. “BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan,” tegasnya. (kom)


