warta lentera great work
spot_img

Local Pride! Trump Mobile Meluncur September 2025

Tawarkan semangat patriotik, keunggulan layanan, dan SMS gratis ke 100 negara.

WARTALENTERA-Local pride, Trump Organization resmi mengguncang pasar teknologi AS (Amerika Serikat), dengan meluncurkan layanan seluler dan smartphone baru bernama Trump Mobile, dalam sebuah acara megah di Trump Tower, Manhattan, Senin (16/6/2025). Melansir Skynews, Selasa (17/6/2025), ponsel ini dibanderol seharga USD499 dolar atau sekitar Rp8.133.700 dan dilengkapi dengan paket langganan bulanan senilai USD47,45 dolar atau sekitar Rp773.435.

Ponsel ini akan tersedia mulai September 2025 dan disebut-sebut sebagai alternatif patriotik bagi konsumen konservatif di AS. Menurut pihak Trump Organization, semua call center akan berbasis di AS dan perangkat akan diproduksi sepenuhnya di Amerika.

Donald Trump Jr., putra sulung Presiden AS ke-47, menjelaskan bahwa Trump Mobile akan menawarkan paket super lengkap. “Kami akan memperkenalkan produk all in one, ada telemedisin langsung dari ponsel, bantuan darurat kendaraan, dan bahkan bisa SMS tanpa batas ke 100 negara,” katanya di atas panggung Trump Tower.

Trump Organization—yang dikenal luas dalam bisnis real estate, hotel mewah, dan lapangan golf—belakangan ini memang gencar ekspansi ke dunia digital, termasuk media konservatif dan kripto. Kini, mereka merambah sektor teknologi dan telekomunikasi.

Namun, ponsel Trump ini bukan sepenuhnya hasil produksi internal. Merek “Trump” hanya dilisensikan oleh entitas bernama DTTM Operations, yang mengelola hak cipta dan merek dagang Presiden Trump. DTTM juga sudah mendaftarkan nama “Trump” dan “T1” ke Kantor Merek Dagang dan Paten AS untuk digunakan dalam ponsel, aksesori, layanan seluler, hingga potensi toko ritel. “Banyak hal masih belum jelas, terutama soal siapa mitra jaringan dan siapa yang memproduksi perangkat ini. Iblisnya ada di detailnya,” ujar Analis Industri TMT dari PP Foresight, Paolo Pescatore, ketika ditanya pendapatnya soal Trump Mobile tersebut.

Industri smartphone AS sendiri sangat padat, dengan dominasi raksasa seperti Apple dan Samsung. Dari lebih dari 60 juta unit ponsel yang dibeli tiap tahun di AS, hampir semuanya diproduksi di luar negeri seperti China, Korea Selatan, India, dan Vietnam.

Pasar jaringan seluler di AS juga dikendalikan oleh tiga raksasa: Verizon, AT&T, dan T-Mobile, yang menguasai lebih dari 95 persen pasar. Lantas, Trump Mobile mau main di pasar yang mana? (sic)

 

 

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular