warta lentera great work
spot_img

KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali, Baru Enam Korban Ditemukan

Angkut 53 penumpang dan 12 ABK.

WARTALENTERA-KMP Tunu Pratama Jaya dilaporkan tenggelam di Selat Bali, setelah berangkat dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (2/7/2025). Ketika berlayar dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk, terdengar informasi di channel 17 untuk KMP Tunu Pratama Jaya meminta tolong dan mengalami kebocoran mesin kapal.

Pada Pukul 00.19 Wita KMP Tunu Pratama Jaya mengalami black out. Pukul 00.22 Wita KMP Tunu Pratama Jaya kapal evakuasi menginfokan ke LPS Gilimanuk bahwa untuk KMP Tunu Pratama Jaya sudah terbalik dan hanyut ke arah Selatan.

Tim SAR gabungan telah disiapkan di Pelabuhan Ketapang. “Iya telah terjadi laka laut KMP Tunu Pratama Jaya. KMP Tunu Pratama Jaya membawa 53 penumpang dengan 11 ABK,” kata Koordinator tim SAR Gabungan Budi Wahyu, Kamis (3/7/2025).

Tim SAR menemukan enam korban KMP Tunu Pratama Jaya yang terdiri dari lima penumpang dan satu ABK. Empat sebelumnya berhasil dievakuasi termasuk satu ABK.

Satu ABK selamat itu atas nama Kepala Mesin Kapal Sandi Warlawan. Sementara tiga orang lainnya adalah Romi Alfa Hidayat, Mansur, dan Sahroji.

Saat kapal tenggelam, kepala mesin berhasil membuka sekoci dan melemparkannya ke laut dan mengevakuasi tiga penumpang yang terombang-ambing di laut. Sekoci berhasil bersandar di Pantai Cekik, Denpasar, Bali.

Selang dua jam kemudian, Tim SAR menemukan dua korban selamat lainnya yang merupakan penumpang. Hingga berita ini diturunkan Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dengan menerjunkan satu Sea Boat Reader dari Basarnas Banyuwangi.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun, KMP Tunu Pratama Jaya mulai menunjukkan tanda-tanda darurat pada pukul 22.17 WIB. Pihak kapal mengirimkan sinyal permintaan bantuan setelah diketahui adanya kebocoran di ruang mesin.

Upaya penanganan awal dilakukan, namun situasi semakin memburuk. Sekitar pukul 23.20 WIB, kapal mulai kehilangan kontak komunikasi dengan otoritas pelabuhan.

Lima menit kemudian, tepatnya pukul 23.25 WIB, kapal dilaporkan tenggelam di tengah perairan Selat Bali. Pukul 00.19 Wita KMP. Tunu Pratama Jaya mengalami Black Out dan Pukul 00.22 WITA KMP.

Tunu Pratama Jaya 3888 (kapal terdekat yang mengejar dan akan membantu KMP Tunu Pratama Jaya menginfokan ke LPS Gilimanuk bahwa untuk Kapal KMP. Tunu Pratama Jaya sudah terbalik dan hanyut ke arah selatan dengan titik Koordinat -08°09.371′, 114°25, 1569′

Menanggapi insiden tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang-Gilimanuk mengoordinasikan upaya tanggap darurat. Kapal-kapal terdekat sempat dikerahkan untuk membantu proses evakuasi awal, namun tak berhasil menyelamatkan kapal.

Kasat Polairud Polresta Banyuwangi, Kompol Muchammad Wahyudi, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak pelabuhan untuk pemetaan wilayah serta penanganan lebih lanjut. Koordinator Basarnas Pos SAR Banyuwangi, Wahyu Setyabudi, mengonfirmasi bahwa kapal mengangkut 53 orang penumpang dan 12 kru kapal.

Selain itu, terdapat 22 unit kendaraan berbagai jenis yang turut berada di dalam kapal saat insiden terjadi.

“Situasi di laut masih dalam penanganan. Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan setelah proses evakuasi selesai,” terangnya. (sic)

 

 

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular