WARTALENTERA – PT Pertamina New & Renewable Energy atau Pertamina NRE memberikan edukasi seputar energi baru dan terbarukan (EBT) dalam ajang Petrodays 2025 yang digelar Society of Petroleum Engineers (SPE) Universitas Indonesia (UI) Student Chapter.
Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk business case competition yang melibatkan mahasiswa lintas fakultas. Pertamina NRE hadir sebagai knowledge partner dengan memberikan materi dan studi kasus pengembangan EBT.
Salah satunya mengenai pemanfaatan limbah cair kelapa sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME) untuk pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg).
Direktur Perencanaan Strategi dan Pengembangan Bisnis Pertamina NRE Fadli Rahman mengatakan, transisi energi di Indonesia membutuhkan pemahaman dan keterlibatan generasi muda.
“Pemanfaatan EBT akan turut mendukung ketahanan dan swasembada energi,” ujar Fadli yang dikutip Minggu (25/5/2025).
Petrodays 2025 merupakan agenda rutin SPE UI Student Chapter.
Dalam kompetisi tahun ini, tema yang diangkat adalah Redefining Energy Mix: Integrating Renewables for a Net-Zero Future.
Delapan abstrak terbaik akan terpilih sebagai finalis untuk mempresentasikan inovasinya pada 14 Juni 2025.
Saat ini, Pertamina NRE telah mengoperasikan PLTBg berkapasitas 2,4 megawatt (MW) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei bersama PT Perkebunan Nusantara (PTPN).
Selain menghasilkan listrik, pembangkit ini juga menyumbang kredit karbon dari sektor biogas.
“Energi konvensional harus tetap dioptimalkan, tetapi energi hijau yang melimpah juga perlu dikembangkan untuk mencapai kemandirian energi dan menekan emisi karbon,” tambah Fadli.
Selain PLTBg, portofolio hijau Pertamina NRE juga mencakup pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), tenaga panas bumi (PLTP), serta pengelolaan gas to power yang mendukung transisi energi bersih.
Ajang ini diikuti mahasiswa dari Fakultas Teknik, Matematika, serta Ilmu Pengetahuan Alam UI.
Pengumpulan abstrak ditutup 23 Mei 2025 dan pengumuman finalis dilakukan 31 Mei 2025. (inx)


